Pages

TV Online

Minggu, 30 September 2012

Menciptakan Lingkungan Pembelajaran yang Kondusif


Salah satu faktor penting yang dapat memaksimalkan kesempatan pembelajaran bagi anak adalah penciptaan lingkungan pembelajaran yang kondusif. Lingkungan pembelajaran dalam hal ini, adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan tempat proses pembelajaran dilaksanakan. Sedangkan kondusif berarti kondisi yang benar-benar sesuai dan mendukung keberlangsungan proses pembelajaran. Proses pembelajaran merupakan interaksi antara anak dengan lingkungannya, sehingga pada diri anak terjadi proses pengolahan informasi menjadi pengetahuan, keterampilan dan sikap sebagai hasil dari proses belajar.
Lingkungan belajar dapat diciptakan sedemikian rupa, sehingga dapat memfasilitasi anak dalam melaksanakan kegiatan belajar. Lingkungan belajar dapat merefleksikan ekspektasi yang tinggi bagi kesuksesan seluruh anak secara individual. Dengan demikian, lingkungan belajar merupakan situasi yang direkayasa oleh guru agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif. Menurut Saroni (2006) dalam Kusmoro (2008), lingkungan pembelajaran terdiri atas dua hal utama, yaitu lingkungan fisik dan lingkungan sosial.
Lingkungan fisik dalam hal ini adalah lingkungan yang ada disekitar siswa belajar berupa sarana fisik baik yang ada dilingkup sekolah,  dalam hal ini dalam ruang kelas belajar di sekolah. Lingkungan fisik dapat berupa sarana dan prasarana kelas, pencahayaan, pengudaraan, pewarnaan, alat/media belajar, pajangan serta penataannya. Sedangkan lingkungan sosial merupakan pola interaksi yang terjadi dalam proses pembelajaran. Interaksi yang dimaksud adalah interkasi antar siswa dengan siswa, siswa dengan guru, siswa dengan sumber belajar, dan lain sebagainya. Dalam hal ini, lingkungan sosial yang baik memungkinkan adanya interkasi yang proporsional antara guru dan siswa dalam proses pembelajaran.
Menurut Mulyasa (2006), dalam upaya menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif bagi anak, guru harus dapat memberikan kemudahan belajar kepada siswa, menyediakan berbagai sarana dan sumber belajar yang memadai, menyampaikan materi pembelajaran, dan strategi pembelajaran yang memungkinkan siswa belajar. Oleh karena itu, peran guru selayaknya membiasakan pengaturan peran dan tanggung jawab bagi setiap anak terhadap terciptanya lingkungan fisik kelas yang diharapkan dan suasana lingkungan sosial kelas yang menjadikan proses pembelajaran dapat berlangsung secara bermakna. Dengan terciptanya tanggung jawab bersama antara anak dan guru, maka akan tercipta situasi pembelajaran yang kondusif dan bersinergi bagi semua anak (Kusmoro, 2008).
Desain Lingkungan fisik
Dalam manajemen kelas efektif, lingkungan fisik merupakan faktor yang sangat penting. Oleh Karena itu, lingkungan fisik harus dapat didesain secara baik dan lebih dari sekedar penataan barang-barang di kelas. Menurut Everston et al. (2003) dalam Santrock (2008), terdapat empat prinsip yang dapat dipakai dalam menata kelas, yaitu:
  • Kurangi kepadatan di tempat lalu lalang. Daerah ini antara lain area belajar kelompok, bangku siswa, meja guru, dan lokasi penyimpanan alat tulis, rak buku, computer dan lokasi lainnya. Area-area harus dapat dipisahkan sejauh mungkin dan dipastikan mudah diakses, karena gangguan dapat terjadi pada daerah yang sering dilewati.
  • Pastikan bahwa Guru dapat dengan mudah melihat semua anak. Sebagai manajer kelas, guru penting untuk memonitor anak secara cermat. Pastikan ada jarak pandang yang jelas dari meja guru, lokasi instruksional, meja anak, dan semua anak.
  • Materi Pengajaran dan Perlengkapan anak harus mudah diakses. Hal ini akan meminimalkan waktu persiapan dan perapian, serta mengurangi kelambatan dan gangguan aktivitas.
  • Pastikan siswa dapat dengan mudah melihat semua presentasi kelas. Tentukan di mana anda dan siswa anda akan berada saat presentasi kelas diadakan. Pada aktivitas ini, anak tidak boleh memindahkan kursi atau menjulurkan lehernya.
Dalam mengorganisasikan ruang fisik kelas, juga sangat ditentukan oleh tipe aktivitas pembelajaran yang direncanakan untuk dilaksanakan oleh anak. Dalam hal ini, perbedaan level kelas, kecepatan materi antar kelas, aktivitas kelompok dan aktivitas individual harus dapat terakomodasi secara fleksibel dalam penataan lingkungan fisik kelas. Menurut Renne (2007) dalam Santrock (2008), penataan kelas standar dapat dilakukan dalam lima gaya penataan, yaitu auditorium, tatap-muka, off-set, seminar, dan klaster.
  1. Gaya auditorium, gaya susunan kelas di mana semua siswa duduk menghadap guru.
  2. Gaya tatap muka, gaya susunan kelas di mana siswa saling menghadap.
  3. Gaya off-set, gaya susunan kelas di mana sejumlah siswa (biasanya tiga atau empat anak) duduk di bangku, tetapi tidak duduk berhadapan langsung satu sama lain.
  4. Gaya seminar, gaya susunan kelas di mana sejumlah besar siswa (sepuluh atau lebih) duduk disusunan berbentuk lingkaran, atau persegi, atau bentuk U.
  5. Gaya klaster, gaya susunan kelas di mana sejumlah siswa (biasanya empat sampai delapan anak) bekerja dalam kelompok kecil.
Penataan susunan meja yang mengelompok dapat mendorong interaksi sosial di antara siswa. Sedangkan susunan meja yang berbentuk lajur akan mengurangi interaksi sosial di antara siswa dan mengarahkan perhatian siswa kepada guru. penataan meja dalam lajur-lajur dapat bermanfaat bagi anak pada saat mengerjakan tugas individu, sedangkan meja yang disusun mengelompok akan membantu proses belajar kooperatif (Santrock, 2008).
Menurut Weinstein dan Mignano (1997) dalam santrock (2008), kelas juga penting untuk dilakukan personalisasi, meskipun bagi sekolah yang menggunakan sistem moving class terdapat beberapa kelas yang belajar dalam satu hari. Personalisasi kelas dapat dilakukan dengan memasang foto siswa, karya siswa, tugas, diagram tanggal lahir siswa (SD), ekspresi siswa yang positif serta media pembelajaran yang berhubungan dengan materi yang sedang dipelajari anak. Personalisasi ini, dapat bermanfaat sebagai inspirasi dan motivasi untuk belajar bagi anak serta dapat menjadi sumber belajar bagi anak. Selain itu, modifikasi pajangan dinding yang up to date dapat memberikan kesan dinamisasi lingkungan, anak mendapatkan objek pandang yang senantiasa bermakna bagi proses belajar.
Pengelolaan kelas yang positif untuk pembelajaran
Dalam rangka memaksimalkan proses pembelajaran, anak memerlukan lingkungan positif. Untuk menciptakan lingkungan positif diperlukan strategi manajemen kelas, dan strategi positif untuk membuat anak mau bekerja sama. Menurut Santrock (2008), strategi umum manajemen kelas untuk menciptakan lingkungan positif bagi anak mencakup penggunaan gaya otoritatif dan manajemen kelas secara efektif.
Gaya manajemen kelas otoritatif berasal dari gaya parenting, di mana guru yang otoritatif akan mempunyai siswa yang cenderung mandiri, tidak cepat puas, mau bekerja sama dengan teman, dan menunjukkan penghargaan diri yang tinggi. Strategi manajemen kelas otoritatif, mendorong siswa untuk menjadi pemikir yang independen dan pelaku yang independen, tetapi strategi ini masih menggunakan sedikit monitoring siswa. Guru otoritatif akan menjelaskan aturan, regulasi dan  menentukan standar dengan masukan dari siswa. Gaya otoritatif bertentangan dengan gaya otoritarian dan permisif yang tidak efektif.
Gaya manajemen kelas otoritarian fokus utamanya adalah menjaga ketertiban di kelas, bukan pada pengajaran dan pembelajaran. Guru otoriter sangat mengekang dan mengontrol perilaku siswa, sehingga siswa di kelas cenderung pasif, tidak berinisiatif dalam aktivitas, memiliki keterampilan komunikasi yang buruk. Sedangkan gaya manajemen kelas yang permisif, memberi banyak otonomi pada siswa tapi tidak memberi banyak dukungan untuk pengembangan keahlian pembelajaran atau pengelolaan perilaku. Siswa di kelas permisif, cenderung punya keahlian akademik yang tidak memadai dan control diri yang rendah.
Manajemen kelas secara efektif adalah upaya yang dilakukan guru dalam mengelola aktivitas kelas secara efektif. Menurut Santrock (2008), Guru efektif berbeda dengan guru yang tidak efektif bukan dalam cara merespon perilaku menyimpang siswa, tetapi berbeda dalam cara mereka mengelola aktivitas kelompok secara kompeten. Guru yang berperan sebagai manajer kelas yang efektif senantiasa mengikuti apa yang terjadi, selalu memonitor siswa secara regular, sehingga dapat mendeteksi perilaku yang salah jauh sebelum perilaku itu lepas kendali. Guru yang efektif mampu mengatasi situasi yang over-lapping secara efektif, menjaga kelancaran dan kontuinitas pelajaran, serta melibatkan siswa dalam berbagai aktivitas yang menantang.
Agar proses pembelajaran dapat berjalan lancar, maka kelas perlu punya aturan dan prosedur yang jelas. Tanpa aturan dan prosedur yang jelas, bisa memunculkan kesalahpahaman yang bisa melahirkan kekacauan. Aturan dan prosedur adalah pernyataan ekspektasi tentang perilaku. Aturan fokus pada ekspektasi umum atau spesifik atau standar perilaku, cenderung tidak berubah karena mengatur dasar-dasar tindakan terhadap orang lain, diri sendiri dan tugas, seperti menghargai orang lain, tidak mengunyah permen karet di kelas. Sedangkan prosedur berisi tentang ekspektasi tentang perilaku namun biasanya diterapkan untuk aktivitas spesifik dan diarahkan untuk mencapai suatu tujuan, bukan untuk melarang suatu perilaku. Prosedur dimungkinkan untuk bisa berubah karena rutinitas atau aktivitas kelas bisa berubah, misalnya prosedur suatu kelas menyatakan bahwa setelah masuk kelas siswa harus mengerjakan suatu soal, akan tetapi suatu hari guru bisa mengubahnya dengan membolehkan siswa menyelesaikan tugas yang belum selesai.
Pembuatan aturan dan prosedur dapat dirumuskan oleh guru dan dijelaskan ke siswa, namun guru dapat pula melibatkan siswa dalam merumuskan aturan dan prosedur kelas untuk menanamkan rasa tanggung jawab siswa terhadap aturan dan prosedur. Proses ini dapat menjadi sarana untuk menjalin hubungan yang positif dengan siswa dan melatih mereka untuk berbagi dan mengemban tanggung jawab.
Upaya menciptakan lingkungan positif bagi siswa dapat pula dilakukan dengan memberikan hadiah terhadap perlaku yang tepat. Untuk pemberian imbalan dalam mengelola kelas, guru harus dapat memilih penguat yang efektif, menggunakan prompt dan shapping secara efektif. Menggunakan imbalan yang mengandung informasi tentang kemampuan siswa yang bisa meningkatkan motivasi intrinsik dan rasa tanggung jawab siswa, bukan untuk mengontrol perilaku.

Minggu, 09 September 2012

Swittins

Biodata Cindy – Swittins

Cindy+SwittinS Profil dan Biodata Personil Girlband Swittins
Cindy SwittinS
Nama Lengkap : Cindy Celine Widjaja
Nama Panggilan : Cindy
Tanggal Lahir : 26 Desember 1999
Hobi : Menyanyi, Menari, Modeling, Baca Komik, Travelling  
Biodata Chinta – Swittins
Chinta+SwittinS Profil dan Biodata Personil Girlband Swittins
Chinta SwittinS
Nama Lengkap : B’Tari Chinta Indrapradnya
Nama Panggilan : Chinta
Tanggal Lahir : 18 April 2000
Hobi : Berenang,Menyanyi,Melukis
Biodata Celine – Swittins
Celine+SwittinS Profil dan Biodata Personil Girlband Swittins
Celine SwittinS
Nama Lengkap : Celine Wahyudi
Nama Panggilan : Celine
Tanggal Lahir : 12 Juni 2000
Hobi : Menari,Menyanyi,Foto,Menggambar
Sekolah : Kelas 6 SD
Biodata Tasya – Swittins
Tasya+SwittinS Profil dan Biodata Personil Girlband Swittins
Tasya SwittinS
Nama Lengkap : Dwi Anastasya Septianni
Nama Panggilan : Tasya
Tanggal Lahir : 25 September 2000
Hobby : Nyanyi
 Lirik Lagu Swittins - Belum Cukup Umur

Aku tak penah takut-takut untuk bilang no no no no no
Aku masih anak sekolah
Belum tepat-belum tepat waktunya
Kalau sekedar hanya berteman aku katakan yes yes yes yes
Nanti-nanti dulu oh oh oh
Nanti-nanti dulu oh oh oh

Mungkin apa yang ku pikirkan
Itu sama dengan yang kau pikirkan
Bunga cintaku yang ada di hatiku belum waktunya untuk dibagi wu oh oh oh
Mungkin apa yang ku pikirkan
Itu sama dengan yang kau pikirkan
Rasa cintaku yang ada di hatiku belum waktunya untuk dibagi-bagi
Nanti-nanti dulu oh oh oh

Friendship is Beautiful
More than anything
Make a lot of friendship
it's all we need (all we need)
Lirik Lagu Swittins - Surat Penggemar

Kulihat ada sepucuk surat
Tertinggal diatas meja sekolahku
Tentang apakah isi surat itu
Dan siapakah gerangan pengirimnya

Akhirnya kubuka kubaca (semua)
sungguh menarik ceritanya
Buat deli geli hatiku
Akhirnya kubuka kubaca
Geli geli ku membaca isinya
Kata-katanya yang memuji

Kau buat geli geli hatiku (hatiku)
Masih ku simpan sampai saat ini
Ku taruh diatas meja belajarku
Meski pun telah berulang ku membacanya
Seperti tak bosan aku melihatnya

Akhirnya kubuka kubaca
sungguh menarik ceritanya
Buat geli geli hatiku
Akhirnya kubuka kubaca
Geli geli ku membaca isinya
Kata-katanya yang memuji
 Pekan Olahraga Nasional

PON I adalah PON pertama Indonesia yang diadakan di Surakarta pada 912 September 1948. Tanggal pembukaannya, 9 September, kemudian diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Olahraga Nasional.
Pembukaan PON pertama ini diresmikan oleh Presiden Pertama Republik Indonesia Soekarno dan acara penutupannya dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX Selaku Ketua Komite Olimpiade Republik Indonesia (KORI) (sebelum bergabung dengan KONI dan sejak 2007 menjadi Komite Olimpiade Indonesia).
Pekan Olahraga Nasional I ini diikuti oleh sekitar 600 atlet yang bertanding pada 9 cabang olahraga yakni Atletik, Lempar Cakram, bulu tangkis, sepak bola, tennis, renang, Pencak silat, Panahan dan Bola Basket dengan jumlah total medali (emas, perak, perunggu) yang diperebutkan sebanyak 108 medali. Pesertanya bukan pada tingkat propinsi melainkan pada tingkat Kota dan Karesidenan. Ada 13 partisipan yakni Surakarta, Yogyakarta, Bandung, Madiun, Magelang, Malang, Semarang, Pati, Jakarta, Kedu, Banyuwangi dan Surabaya. Juaranya adalah kota Solo atau Surakarta dengan total medali sebanyak 36 medali

Perolehan Medali

Perolehan medali akhir PON-I
Perolehan medali akhir PON I 1948
Peringkat Status Provinsi Emas Perak Perunggu Total
1 Solo 16 10 10 36
2 Yogyakarta 11 9 3 23
3 Kediri 6 4 2 12
4 Bandung 3 0 1 4
5 Madiun 2 5 2 9
6 Magelang 1 2 5 8
7 Malang 1 1 2 4
Perolehan medali akhir PON I 1948
Peringkat Status Provinsi Emas Perak Perunggu Total
8 Semarang 1 0 4 5
9 Pati 1 0 1 2
10 Jakarta 0 2 2 4
11 Kedu 0 0 1 1
12 Banyuwangi 0 0 0 0
13 Surabaya 0 0 0 0
Total

42 33 33 108

[sunting] Galeri

Minggu, 02 September 2012

Coboy Junior

Coboy Junior merupakan sebuah Boyband cilik asal Indonesia yang dibentuk pada tahun 2011. Tren musik saat ini sedang dilanda demam boyband ataupun girlband, Coboy Junior hadir sebagai grup boyband yang mewakili penyanyi cilik yang meramaikan kancah musik di Indonesia.

Coboy Jr. artis cilik pendatang baru yang namanya sudah sangat populer dan menjadi pujaan bagi para penggemarnya. Grup musik Coboy Junior mengusung aliran bergenre pop yang beranggotakan 4 orang yaitu Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan, Teuku Rizky Muhammad, Bastian Bintang Simbolon dan Alvaro Maldini Siregar.

Empat artis cilik ini sangat multitalenta, karena selain bisa bernyanyi dan menari, mereka juga bisa memainkan alat musik... wah keren kan. Berikut ini foto-foto dan biodata lengkap personil coboy junior.

Profil dan Biodata Coboy Junior

Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan Nama Lengkap : Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan
Nama Beken : Iqbaal Coboy Junior
Tanggal Lahir : Surabaya, 28 desember 1999
Agama : Islam
Sekolah : SDIT Al-Muhajirin
Blog : http://iqbaale.blogspot.com/
Twitter : @iqbaale
Karir : – Musikal Laskar Pelangi sebagai Trapani
- Film layar lebar 5 Elang sebagai Rusdi

Bastian Bintang Simbolon Nama Lengkap : Bastian Bintang Simbolon
Nama Beken : Bastian Coboy Junior
Tanggal Lahir : Bandung, 21 September 1999
Agama : Kristen
Sekolah : SD Advent Bandung
Twitter : @bastiansteel
Karir : – Musikal Laskar Pelangi
- Film layar lebar 5 Elang sebagai Aldi

Teuku Rizky Muhammad Nama Lengkap : Teuku Rizky Muhammad
Nama Beken : Rikzy Coboy Junior
Tanggal Lahir : 4 januari 1998
Agama : Islam
Sekolah : SMP Negeri 4 Tangerang Selatan
Twitter : @TeukuRyzki
Karir : – Musikal Laskar Pelangi
- Film layar lebar 5 Elang sebagai Anton

Alvaro Maldini Siregar Nama Lengkap : Alvaro Maldini Siregar
Nama Beken : Aldi Coboy Junior
Tanggal Lahir : 14 April 2000
Agama : Islam
Sekolah : SD perguruan Advent Jakarta Pusat
Twitter : @alvaromaldini1
Karir : Musikal Laskar Pelangi sebagai Kucai

Foto-Foto Coboy Junior

foto coboy junior

foto coboy junior

foto coboy junior

foto coboy junior

foto coboy junior

foto coboy junior

foto coboy junior

foto coboy junior

foto coboy junior

Acara Peringantan HUT Kemerdekaan RI ke-67 

Acara pokok di tingkat pusat adalah :
  • Hari Senin, tanggal 13 Agustus 2012 Pukul 14.30 WIB. Penganugerahan Tanda Kehormatan Republik Indonesia di Istana Merdeka;
  • Hari Senin, tanggal13 Agustus 2012 Pukul 16.30 WIB. Ramah Tamah dan Buka Puasa Bersama dengan para Perintis Kemerdekaan, Veteran, Purnawirawan, Wredhatama, Warakawuri dan Angkatan 45 di Istana Negara.
  • Hari Selasa, tanggal 14 Agustus 2012. Pukul 14.00 WIB. Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana Negara.
  • Hari Kamis, tanggal 16 Agustus 2012 Pukul 10.00 WIB. Pidato Kenegaraan Presiden dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-67 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2012 di Depan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Ruang Nusantara Gedung MPR, DPR, DPD; Pukul 14.00 WIB. Pidato Kenegaraan Presiden dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2013 beserta Nota Keuangannya pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang I DPR RI Tahun Sidang 2012-2013 di Ruang Nusantara Gedung MPR, DPR, DPD; Pukul 24.00 WIB. Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata.
  • Hari Jum’at, tanggal 17 Agustus 2012 Pukul 10.00 WIB. Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Istana Merdeka; Pukul 17.00 WIB. Upacara Penurunan Sang Merah Putih di Halaman Istana Merdeka; Diawali dengan pertunjukan marching band dan kesenian pada pukul 15.00 WIB; Pukul 20.30 WIB. Resepsi Kenegaraan di Istana Merdeka.

Acara Pokok Tingkat Daerah:
  • Pada tanggal 16 Agustus 2012 agar masyarakat di daerah mengikuti siaran langsung Pidato Kenegaraan Presiden baik melalui radio maupun televisi.
  • Pada tanggal 17 Agustus 2012 agar diselenggarakan Upacara Bendera secara terpusat di Ibukota Provinsi, dan Ibukota Kabupaten/Kota, disamping Upacara Bendera di setiap instansi/kesatuan masing-masing.
  • Penyelenggaraan acara memperingati Hari Ulang Tahun Ke-67 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2012 dilaksanakan dengan berlandaskan pada tema dan logo yang sudah ditentukan, dirayakan secara meriah dan khidmat, diusahakan sehemat mungkin pembiayaannya serta dengan memperhatikan situasi dan kondisi setempat.
  • Penyelenggaraan acara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-67 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2012 dilaksanakan dengan tidak mengganggu kegiatan ibadah di bulan suci Ramadhan.
  • Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri agar menyesuaikan ketentuan-ketentuan tersebut di atas, dengan Inspektur Upacara Duta Besar atau Kepala Perwakilan RI.
  • Penyelenggaraan acara hiburan hendaknya memperhatikan :
  1. Perayaan Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-67 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2012 agar dijadikan momentum sebagai sarana pendidikan dan hiburan bagi rakyat.
  2. Penyelenggaraan acara hiburan tidak hanya terpusat di Ibukota Provinsi dan Ibukota Kabupaten/Kota, tetapi menyebar ke wilayah-wilayah kecamatan sampai ke kelurahan-kelurahan dan desa-desa, agar masyarakat di wilayah kelurahan dan pedesaan ikut menikmati dan berpartisipasi secara optimal.
  3. Panitia penyelenggara harus berkoordinasi dengan unsur/aparat keamanan dalam setiap penyelenggaraan acara hiburan agar keseluruhan acara dapat berlangsung secara tertib, aman dan lancar.
  4. Mendorong seluas mungkin prakarsa dan kreativitas masyarakat dalam penyelenggaraan acara peringatan serta mengedepankan hiburan khas daerah/tradisionil, sehingga hakekat peringatan dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat dapat benar-benar terwujud.
  • Sesuai ketentuan Pasal 7 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan, agar seluruh masyarakat, Instansi Pemerintah maupun Lembaga Swasta mengibarkan Bendera Merah Putih selama lima hari berturut-turut, mulai tanggal 14 Agustus 2012 sampai dengan tanggal 18 Agustus 2012.

Tips Cara Belajar yang Baik

1. Ciptakan suasana yang kondusif
Dalam belajar, kamu harus menciptakan suasana yang kondusif, nyaman dan tenang untuk belajar. Cara ini merupakan salah satu cara belajar yang baik karena bagaimanapun jika ingin materi yang kamu pelajari itu bener-bener masuk ke otakmu, kamu harus tenang dan dalam keadaan yang nyaman. Sehingga nggak mengganggu konsentrasi. Belajar di luar ruangan mungkin adalah pilihan yang cukup baik, karena selain lebih fresh, kita juga bisa lebih tenang dan nggak penat dalam belajar.
2. Lihat garis besarnya dahulu
Tips cara belajar yang baik dengan melihat garis besar materi. Jika membaca bahan pelajaran yang baru, jangan langsung menceburkan diri kedalamnya. Kamu bisa lebih meningkatkan pemahaman bila melihat sepintas garis besarnya. Lihatlah semua subjudul, keterangan gambar dan ringkasan yang ada. Jik membaca bacaan yang cukup panjang, maka bacalah dahulu kalimat pertama dari setiap paragrafnya.
3. Buatlah catatan intisari dari bahan pelajaran
Tips cara belajar dengan teknik meringkas intisari dari pelajaran. Kalau kamu meringkas materi dari setiap bahan pelajaran ke dalam sebuah catatan kecil, maka akan sangat membantumu mengingat bahan pelajaran itu. Pada saat kamu menulisnya, kamu pasti membaca materinya lagi, bener kan? Itu akan membuatmu cepat hafal materinya. Sebaiknya catatan itu ditulis kedalam buku kecil atau kertas yang bisa dibawa kemana-mana, sehingga bisa dibaca kapan dan dimanapun kamu berada. Tips Cara belajar yang baik bukan?
4. Berlatihlah tehnik kemampuan mengingat
Cara Belajar Yang Baik dengan teknik kemampuan mengingat. Agar lebih mudah kamu ingat sebaiknya materi yang akan kamu hafal itu diubah menjadi sebuah singkatan atau kata kunci (Mnemonics) dengan formulasi yang mudah diingat-ingat. Seperti MeJiKuHiBiNiU untuk singkatan-singkatan dari warna pelangi, yaitu Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila dan Ungu. Walaupun kamu jika menghafal langsung dalam 1 minggu sudah lupa, dengan menggunakan mnemonics seperti ini kamu bisa ingat sampai puluhan tahun lamanya.
5. Belajarlah dengan tekun dan rutin.
Tips cara belajar yang baik dan paling ampuh adalah dengan tekun dan rutin. Belajar tepat waktu dan serius juga sangat berpengaruh dalam peningkatan prestasi belajar, apabila kamu jarang belajar maupun  hanya belajar jika akan ada ulangan pasti prestasinya gak akan maksimal. Jadi belajarlah dengan tekun dan rutin selagi ada waktu untuk belajar. Juga jangan belajar dengan tergesa-gesa pada hari terakhir sebelum ulangan, cara belajar yang baik seperti itu hasilnya juga nggak akan maksimal.

Tips Dan Trik Cara Belajar Yang Baik Untuk Menghadapi Ujian

1. Belajar Kelompok
Bosan belajar sendirian? Coba saja belajar secara kelompok bareng teman. Belajar kelompok merupakan salah satu belajar yang baik dan efektif. Dengan belajar kelompok kegiatan belajar akan menjadi sangat menyenangkan karena ada temannya. Belajar secara kelompok sebaiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar bisa termotivasi dan ketularan pintar.
2. Coba Rajin Membuat Catatan Atau Intisari Dari Pelajaran
Setiap bab pelajaran selalu ada bagian-bagian yang penting. Nah bagian yang penting ini sebaiknya dibuat catatan di buku tersendiri. Cara belajar yang baik dengan merangkum bahan atau materi pelajaran juga sangat berguna saat menghadapi ujian.
3. Selalau Disiplin Dan Tekun Dalam Belajar
Yang penting di sini adalah kualitas belajarnya. Walaupun hanya 1-2 jam sehari tapi kalau di lakukan setiap hari pasti akan lebih baik dari pada belajar dalam waktu yang sangat lama pada waktu tertentu saja. Misalnya hanya belajar kalau ada ulangan atau ujian saja.
4. Bertanya Kalau Belum Paham
Biasanya saat guru selesai membahas satu mata pelajaran akan bertanya pada murid muridnya. Apakah sudah jelas? Jangan ragu dan takut untuk bertanya kalau memang kurang paham atau kurang mengerti.
5. Hindari Sukap Tidak Jujur
Sekarang ini banyak siswa membuat catatan untuk mencontek saat ada ulangan atau ujian. Dengan belajar dengan jadwal yang teratur seorang murid akan selalu siap jika ada ulangan dadakan dan tidak perlu mencontek. Bagaimana dengan tips cara belajar yang baik diatas mungkin masih belum bisa meningkatkan hasil belajar anda?
Cara Belajar Yang Baik Ini masih ada beberapa tips cara belajar yang baik efektif dan efisien dari blog UMY, silahkan disimak..

BeSSara

Nama girlbad Bessara membuat perhatian saya terganggu sedikit. 4 cewek yang menginjak masa remaja ini bernama Salsa, Sharon, Bella, dan Cassandra ikut meramaikan pentas girlband Indonesia. Kita dapat melihat mereka dalam sinetron RCTI "Hanya Kamu" beradu peran dengan personil Coboy Junior.

Foto Bessara
Biodata Bessara Girlband , Profil Bessara , Foto Bessara , Bessara ( Biodata - Foto - Profil )

Profil Bessara
Personil Bessara terdiri atas 4 orang gadis cantik dan imut ini mulai naik daun setelah membintangi film Sinetron Hanya Kamu bersama Coboy Junior. Namanya semakin melejit setelah mengeluarkan lagu berujudul Malu tapu Mau (MTM).

Biodata Bessara
Saat ini masih belum banyak diketahui informasi pribadi setiap personil Bessara Girlband secara lengkap. Informasi yang baru saya temukan untuk Biodata Bessara adalah sebagai berikut :
  • Bella Graceva Amanda Putri (Bella Bessara). Twitter: @bellagraceva_ap
  • Sharon Sahertian (Sharon Bassara). Twitter: @steffizmrh
  • Shalsabila Adriani (Shalsa Bessara). Twitter: @salshaabilaa
  • Cassandra S Lee (Cessie / Cassandra). Twitter: @cassandrasleee                                                         1. Biodata Bessara GirlBand Indonesia - Bella Graceva Amanda Putri

    Bella Bessara
    Bella Bessara
    Nama Lengkap : Bella Graceva Amanda Putri
    Nama Panggilan : Bella
    Tempat Tgl. Lahir : 6 Juli
    Hobi : Nyanyi
    Twitter : -
    FB : -

    2. Biodata Bessara GirlBand Indonesia - Salsha

    Salsha Bessara
    Salsha Bessara
    Nama Lengkap : -
    Nama Panggilan : Salsha
    Tempat Tgl. Lahir : 12 Agustus 2000
    Tinggi/Berat : 146 Cm
    Twitter : @Salshabilla_FC
    FB : -

    3. Biodata Bessara GirlBand Indonesia - Cassandra S Lee

    Cassandra S Lee Bessara
    Cassandra S Lee Bessara

    Nama Lengkap : Cassandra S Lee
    Nama Panggilan : Cessie/Cassandra
    Twitter : -
    FB : -

    4. Biodata Bessara GirlBand Indonesia - Sharon Sahertian

    Sharon Sahertian Bessara
    Sharon Sahertian Bessara
    Nama Lengkap : Sharon Sahertian
    Nama Panggilan : Sharon
    Twitter : -
    Fb : -